Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Penggunaan dan Kinerja Organisasi Struktur File Pile

Pengertian Penggunaan dan Kinerja organisasi struktur File Pile
File pile menyediakan kemampuan untuk mengolah data secara fleksibel. Namun, pengaturan data pada file cenderung tidak terstruktur. Meskipun file pile merupakan struktur organisasi yang menggunakan tempat penyimpanan data yang bervariasi baik ukuran maupun strukturnya. Pada file pile pencarian datanya sangat kompleks.

Apa itu File Pine ?


File pile merupakan struktur yang paling sederhana dan jarang digunakan secara praktis. Namun, file pile merupakan dasar evaluasi bagi struktur – struktur lainnya.

Penggunaan File Pile

File pile merupakan struktur dasar dan tak terstruktur. Struktur ini memberikan fleksibilitas penuh. Struktur ini menggunakan ruang penyimpanan dengan baik saat data berukuran dan berstruktur beragam. Namun, struktur ini sangat jelek untuk pencairan record tertentu. Berbagai penggunaan dari file pile, diantaranya :
  • File – file system.
  • File log (mencatat kegiatan).
  • File – file penelitian / medis.
  • Config.sys
  • File pile biasanya digunakan untuk mengumpulkan data guna pemrosesan lebih lanjut.

Analisis Kinerja File Pile


Untuk menganilisis kinerja file pile, ada tujuh pengukuran yang harus dilakukan, diantanya :
Ukuran Record (R),
  • Waktu pengambilan record tertentu (TF),
  • Waktu pengambilan record berikutnya (TN),
  • Waktu penyisipan record (TI),
  • Waktu pembaruan record (TU),
  • Waktu pembacaan seluruh record (TX), dan
  • Waktu reorganisasi file (TY)

Ukuran Record (R).


Pada analisis kinerja file pile yang berkaitan dengan ukuran record dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu :
  1. Nama dan nilai atribut yang disimpan lengkap adalah record datayang disimpan dalam file pile.
  2. Data yang tidak eksis tidak diperhitungkan dalam file pile.
Rumus :

R=a^'  (A+V+2)

Keterangan :
a’ : Rata – rata panjang atribut
A : Panjang rata – rata nama atribut
V : Panjang rata – rata nilai atribut
2  : Rata – rata panjang separator 

Waktu Pengambilan Record Tertentu (TF)


Waktu pengambilan record tertentu berhungan dengan Fetch record time (TF). Fetch record time adalah waktu yang dibutuhkan untuk menemukan suatu record didalam file pile. Waktu yang dibutuhkan sangatlah lama karena didalam file pile, seluruh record harus dilalui untuk menemukan sebuah item data yang dikehendaki. Ketentuannya, sebuah record dapat ditemukan setelah sedikitnya membaca satu buah blok atau sebanyak – banyak pembacaan harus dilakukan terhadap semua blok. Mekanisme penelusurannya dilakukan secara sekuensial. Jadi, penelusuran dilakukan dari record awal sampai menemukan record yang dicari.

Rumus :

T_F=  1⁄2  b (B/t') Atau T_F=  1⁄(2 ) n (R/t')

Keterangan :
b : Jumlah blok pada file
B : Ukuran blok
N : Jumlah record
R : Ukuran Record
b’ : Bulk transfer rate

Waktu Pengambilan Record Berikutnya (TN)


Waktu pengambilan record berikutnya berhubungan dengan Get Next Time (TN). Pada saat pengambilan record berikutnya, tidak terjadi pengurutan record, pengambilan record berikutnya pada file pile dapat dilakukan dilokasi manapun. Dengan demikian, karena posisi tidak diketahui, maka untuk menemukan record penerus sama dengan mencari record tertentu. Pada file pile, waktu yang diperlukan untuk mendapatkan record berikutnya adalah sama dengan waktu yang diperlukan untuk mendapatkan record tertentu. Karena data tidak terurut, maka waktunya sama dengan waktu untuk menemukan record tertentu.

Rumus :

T_N= T_F

Waktu penyisipan Record (TI)


Waktu penyisipan record pada file pile berhubungan dengan insert time (TI). Data yang terdapat pada file pile tidak terstruktur. Pada file pile, penyisipan record dilakukan dengan cara menambahkan record di akhir file.

Rumus :

T_(I= ) s+r+btt+T_RW

Berikut ini merupakan mekanisme penyisipan record pada file pile yang dilakukan diakhir file.
  1. Cari akhir file ( EOF = End Of File ), diperlukan waktu sebesar seek time (s).
  2. Cari sektor yang tepat, diperlukan waktu sebesar rational latency (r)
  3. Lakukan transfer data yang memerlukan waktu sebesar block transfer time (btt)
  4. Baca atau tulis block data dengan waktu sebesar waktu untuk baca tulis (T_RW)

Waktu Pembaruan Record (TU)


Waktu pembaruan record berhubungan dengan Update Time (TU).

Rumus :

T_(U )= T_F+ T_RW+ T_I

Mekanisme pembaruan record pada file pile sebagai berikut :
  • Mencari posisi record yang diperbaharui.
  • Memeriksa apakah ukuran tempat record masih memenuhi syarat.

Syarat ukuran record pada file pile


Bila ukuran record baru lebih kecil dari ukuran record lama atau record baru sama dengan record lama, maka dilakukan penimpaan record. Penimpaan yang dilakukan pada file pile yaitu dengan cara melakukan penghapusan record record kemudian lakukan penulisan kembali di tempat berikut.

Bila ukuran record lebih besar daripada ukuran record lama, maka dilakukan penghapusan dan penyisipan record baru diakhir file.

Ketika melakukan pembaruan pada record terdapat dua kasus sebagai berikut :


  • Hanya dilakukan filakukan penimpaan. Hal ini,berarti tidak terjadi penyisipan record baru diakhir file.
  • Dilakukan penandaan. Hal ini, berarti terjadi proses penandaan record yang akan dihapus dan terjadi penyisipan di akhir file.

Waktu Pembacaan Seluruh Record (TX)


Mekanisme pembacaan seluruh record pada file pile dilakukan secara sekuensial yaitu: dibaca secara terurut dari record awal sampai record yang terakhir.

Rumus :

T_X=〖2T〗_F=n (R/t')

Waktu Reorganisasi File (TY)


Berikut ini merupakan alasan kinerja file yang dapat turun drastic, diantaranya.


  • File telah berisi banyak record yang secara logic sebagai file yang sudah dihapus.
  • Banyak record yang telah ditambahkan ke pile sejak reorganisasi terakhir sehingga banyak record yang tidak berada ditempat.

Waktu reorganisasi file pada file pile berhubungan dengan reorganisasi File Time (TY). Reorganisasi file sangatlah dibutuhkan, agar file dapat menjadi lebih ringkas dan proses pengambilan record menjadi lebih cepat.

Rumus :

TY=(n+o)R/t^'   +(n+o+d)   R/t'
n = Jumlah record
o = n_insert
d = n_delete

Contoh Soal:

Diketahui :
Putaran disk = 6000 rpm
Seek time (s) = 5 ms
Transfer rate (t) = 2048 byte/ms
Waktu untuk pembacaan dan penulisan (Trw) =2 ms

Parameter Penyimpanan 
Metode blocking : Variable length spanned blocking
Ukuran blok (B) = 1024 byte
Ukuran pointer blok (P) = 8 byte
Ukuran interblock gap (G) = 512 byte

Parameter File
Jumlah record di file (n) = 10.600 byte
Jumlah rata – rata atribut (a’) = 5 byte
Jumlah rata – rata (A) = 7 field
Jumlah rata – rata nilai (V) = 15 byte

Parameter Reorganisasi 
Jumlah penambahan record (o) = 1000 record
Jumlah record ditandai sebagai dihapus (d) = 200 record

Hitunglah :

Ukuran record 
Waktu fetch sebuah record 
Waktu pengambilan record berikutnya 
Waktu penyisihan record
Waktu pembaruan record
Waktu pembacaan seluruh record
Waktu reorganisasi file

Jawaban :

R = a’(A+V+2)
    = 5(7+15+2)
    = 5(24)
    = 120

Bfr = (B-P) / (R+P)
      = (1024-8) / (120+8)
      = 1016/128
      = 7,93

w  = P + (P+G)/Bfr
      = 8 + (8+512) / 7,93
      = 8 + (600/7,93)
      = 8 + 65,57
      = 73,57

t’   = (t/2) + (R / (R+w))
      = (2048/2) + (120 / (120/73,57))
      = 1024 * 0,61
      = 624,64

TF = 1⁄2  n (R/t’)
      = 1⁄2*10.600 (120/624,64)
      = 5300 * 0,19
      = 1007

TN = TF
      = 1007

r    = 1⁄2 * ((60*1000)/RPM)
     = 1⁄2 * (60000 / 6000)
      = 5

Btt = B/t
      = 1024 / 2048
      = 0,5

TI   = S + r + Btt + Trw
      = 5 + 5 + 0,5 + 2
      = 12,5
TU  = TF + Trw
      = 1007 + 2
      = 1009

TU  = TF + Trw + TI
        = 1007 + 2 +12,5
      = 1021,5

Tx = 2 * TF
     = 2 * 1007
     = 2014

Ty = (n + o) R / t’ + (n + o - d) R / t’
     = (10600 + 1000)(120 / 624,64) + (10600 + 1000 – 200)(120 / 624,64)
     = (11600)(0,19) + (11400)(0,19)
     = 2204 + 2166
     = 4370

Kelebihan dan Kekurangan Pile


Pile juga mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan Pile 

  • Struktur yang paling sederhana
  • Dasar evaluasi dari struktur-struktur lainnya
  • Menggunakan ruang penyimpanan dengan baik saat data berukuran dan berstruktur beragam.

Kekurangan Pile

  • Jarang digunakan secara praktis.
  • Sangat jelek untuk mencairkan record tertentu.



Dzikri Muhammad Sopyana
Dzikri Muhammad Sopyana Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah. Hatur nuhun.

Post a Comment for "Pengertian Penggunaan dan Kinerja Organisasi Struktur File Pile"