Widget HTML #1

Gerakan F.I.R.E: Cara Pensiun Dini untuk Gen Z

Gerakan F.I.R.E: Cara Pensiun Dini untuk Gen Z

Belakangan ini, media sosial sedang ramai membahas istilah gerakan F.I.R.E. Konsep ini seolah menawarkan angin segar: sebuah mimpi kebebasan finansial dan kesempatan pensiun dini yang sangat menggoda, terutama bagi Gen Z.

Banyak anak muda mulai menyadari bahwa bekerja keras hingga usia tua bukan satu-satunya jalan hidup. Penting untuk mulai mengelola keuangan sejak dini demi masa depan yang lebih fleksibel. Namun, pertanyaan besarnya adalah, bagaimana langkah konkret untuk mewujudkannya? Mari kita bedah penjelasannya secara lengkap di sini.


Apa Itu F.I.R.E dan Kenapa Viral?

F.I.R.E merupakan singkatan dari Financial Independence, Retire Early. Gerakan ini bertujuan membantu seseorang mencapai kemandirian finansial lebih cepat, sehingga memiliki pilihan untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pekerjaan aktif di usia produktif.

Popularitas F.I.R.E di kalangan Gen Z tidak lepas dari tantangan ekonomi saat ini, seperti kenaikan biaya hidup dan ketidakpastian karier. Konsep ini menawarkan kendali lebih besar atas hidup. Ketika kondisi keuangan sudah mapan, seseorang dapat bekerja berdasarkan minat, bukan semata karena tuntutan finansial.


Menghitung Angka Kebebasan Finansial (Your Number)

Langkah awal dalam menerapkan F.I.R.E adalah mengetahui target dana yang ingin dicapai. Tanpa gambaran yang jelas, perencanaan jangka panjang akan sulit direalisasikan.

Rule of 25 (Pengeluaran Tahunan x 25)

Salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah Rule of 25, yaitu mengalikan total pengeluaran tahunan dengan angka 25 untuk mendapatkan estimasi dana jangka panjang.

Sebagai contoh, jika pengeluaran bulanan sebesar Rp5 juta, maka pengeluaran tahunan adalah Rp60 juta. Dengan pendekatan ini, estimasi dana yang dibutuhkan adalah:

Rp60.000.000 x 25 = Rp1.500.000.000

Angka ini menjadi gambaran target yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing individu.


Gaya Hidup Frugal Living: Hemat atau Pelit?

Mengejar target finansial besar tentu memerlukan strategi. Penganut F.I.R.E umumnya menerapkan gaya hidup frugal living, yang sering disalahartikan sebagai pelit.

Padahal, frugal living adalah tentang memprioritaskan pengeluaran pada hal-hal yang benar-benar bernilai, sekaligus mengurangi pengeluaran yang kurang penting.

  • Pelit: Menahan pengeluaran hingga mengorbankan kualitas hidup, seperti mengabaikan kesehatan.

  • Frugal: Membuat pilihan yang lebih bijak, misalnya memasak di rumah untuk menghemat biaya sekaligus menjaga kesehatan.

Dengan pendekatan ini, kualitas hidup tetap terjaga, namun pengelolaan keuangan menjadi lebih efisien.


Membangun Passive Income Sejak Muda

Mengandalkan tabungan saja sering kali kurang optimal untuk perencanaan jangka panjang, terutama karena adanya inflasi. Oleh karena itu, banyak orang mulai membangun sumber pendapatan tambahan melalui aset produktif.

Active Income vs Passive Income

  • Active income: Pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan aktif, seperti gaji atau upah.

  • Passive income: Pendapatan yang berasal dari aset yang dikelola dalam jangka panjang, seperti hasil pengelolaan investasi atau kepemilikan aset tertentu.

Dalam konteks F.I.R.E, tujuan utamanya adalah memperbesar porsi pendapatan pasif agar dapat menopang kebutuhan hidup sehari-hari.


Menyusun Portofolio Pensiun di Aplikasi OCTO

Saat ini, pengelolaan keuangan dan investasi semakin mudah dengan hadirnya layanan digital. Melalui Aplikasi OCTO dari CIMB Niaga, pengguna dapat mengakses berbagai informasi dan layanan pengelolaan keuangan secara praktis.

Diversifikasi Sukuk dan Reksa Dana Syariah

Diversifikasi tetap menjadi prinsip penting dalam pengelolaan aset. Beberapa instrumen yang umum digunakan antara lain:

  • Reksa dana syariah
    Instrumen reksa dana syariah ini relatif mudah diakses, bahkan dapat dimulai dengan nominal kecil seperti Rp10.000. Sifatnya yang likuid membuat dana dapat dicairkan sesuai ketentuan jika diperlukan.

  • Sukuk
    Instrumen keuangan berbasis aset atau proyek yang digunakan sebagai alternatif dalam perencanaan jangka menengah hingga panjang.

Melalui platform digital seperti aplikasi OCTO, pengguna dapat memantau dan mengelola portofolio sesuai kebutuhan dan profil risiko masing-masing.


Kesimpulan

Gerakan F.I.R.E bukan sekadar tren, melainkan pendekatan perencanaan hidup yang menekankan kemandirian finansial. Dengan disiplin mengatur pengeluaran, memahami target dana, serta memilih instrumen pengelolaan aset yang sesuai, peluang untuk mencapai kebebasan finansial di usia lebih muda menjadi lebih terbuka, khususnya bagi Gen Z.

Catatan Informasi

Artikel ini disusun sebagai informasi umum mengenai perencanaan keuangan dan pengelolaan aset. Setiap keputusan finansial sebaiknya dipertimbangkan secara matang sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing individu.

Posting Komentar untuk "Gerakan F.I.R.E: Cara Pensiun Dini untuk Gen Z"