Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Penjelasan Komponen Perangkat Penyimpanan SSD

Penjelasan Komponen Perangkat Penyimpanan SSD
Daftar Isi

Pengertian SSD

Saat ini perangkat penyimpanan data komponen komputer atau laptop sudah makin berkembang salah satunya adalah Solid State Drive / Solid State Disk atau lebih dikenal dengan nama SSD. 

Apa itu SSD?

SSD adalah singkatan dari Solid State Drive atau Solid State Disk, salah satu media perangkat penyimpanan data yang menggunakan serangkaian IC sebagai memori yang digunakan untuk menyimpan data atau informasi. Perangkat SSD menanamkan chip memori berbasis silikon sebagai media penyimpanan untuk menulis dan membaca data persisten.

Fungsi SSD

Fungsi SSD adalah membaca, menulis dan memelihara data yang disimpan dalam keadaan permanen bahkan tanpa daya (bersifat Non-volatile Memory). Data yang dapat disimpan di SSD berupa  gambar, video, dokumen, atau penyimpanan sistem operasi (OS). SSD juga bisa digunakan sebagai Disk booting utama untuk menjalankan sebuah komputer.

Adapun jenis SSD yang Eksternal, biasanya menjadi tempat simpan backup data-data sistem yang nantinya bisa digunakan kembali ketika diperlukan. Tetapi para pengguna komputer lebih menggunakan SSD internal, karena membantu performa kecepatan proses kerja komputer atau laptop.

Komponen SSD

Umumnya SSD menggunakan apa yang disebut flash memori berbasis NAND. Ini merupakan jenis memori Non-Volatile. Sederhananya, Non-Volatile berarti memori tersebut tetap bisa menyimpan data walaupun tegangan suplai nya dimatikan. Ini merupakan prinsip dasar dari sebuah memori permanen seperti halnnya USB Flash drive.

Pada dasarnya, SSD itu sama seperti HDD. Hanya saja tidak tersimpan pada lapisan-lapisan magnetik layaknya HDD. SSD menyimpan semua data pada chip-chip memory flash yang saling terhubung satu sama lain. Flash memory pada SSD jelas berbeda dengan yang digunakan pada Flashdisk dalam hal type dan kecepatan. Chip flash memori pada SSD memiliki kecepatan yang lebih tinggi daripada Flashdisk. Dengan kapasitas yang sama, harga SSD jauh lebih mahal daripada Flashdisk.

Proses Kerja Komponen SSD

SSD dalam memproses data, menulis dan membaca data tidak didukung oleh proses mekanik, dalam SSD tidak ada komponen mekanis seperti motor dan lengan serta piringan yang berputar.

Pada SSD hanya terdapat komponen elektronik seperti Intergrated Circuit atau IC, micro chip dan komponen elektronik pendukung lainnya seperti kapasitor. Semua proses pembacaan dan penulisan data dilakukan secara elektrik sama seperti proses yang terjadi pada Flashdisk dan memori RAM.

Kecepatan Baca Tulis SSD

SSD menyediakan kinerja puncak untuk booting dan kinerja baca/tulis yang tinggi untuk mendukung komputasi yang memerlukan kapabilitas multitugas yang lebih baik. Pada bagian inilah SSD menunjukan perbedaan yang sangat signifikan. Kecepatan baca tulis SSD bahkan 8 kali lebih cepat dibanding dengan HDD. PC yang terpasang SSD dapat melewati proses booting dalam hitungan detik, pastinya tidak melebihi 1 menit. Sedangkan waktu yang dibutuhkan HDD lebih lama tergantung dengan spesifikasi, dan yang pasti tidak lebih cepat bila dibandingkan dengan SSD.

Salah satu faktor penyebabnya adalah SSD tidak menggunakan piringan berputar atau faktor mekanik sangat membatasi kemampuan elektronik dari HDD.

Gambar kecepatan ssd

Untuk saat ini, SSD menjadi pilihan untuk membantu meningkatkan kecepatan Boot Up pada Laptop atau PC kamu. Walaupun harganya masih relatif lebih mahal dibanding dengan kapasitas yang di tawarkan. Namun, dari segi kecepatan , SSD jauh melampaui dari kecepatan yang di tawarkan oleh HDD. Jadi kesimpulanya, penggunaan SSD pada Laptop / CPU kamu akan sangat membantu kinerja pada kecepatan Boot up maupun pengoperasianya. Hal ini tidak akan kamu dapatkan jika masing menggunakan HDD.

Kapasitas SSD 

SSD memiliki kapasitas beragam mulai dari 120 GB, 128 GB, 240 GB, 256 GB, 512 GB, 1 TB  dan bahkan kapasitas bisa lebih bertambah lagi. Sesuaikan kapasitas dengan kebutuhan kamu.

Kapasitas SSD 120 GB - 256 GB, untuk OS/System Stroge

Jika kamu menggunakan SSD untuk OS, cukup pasang SSD berkapasitas 128 GB. Namun jika kamu juga ingin menggunakan SSD sebagai partisi media penyimpanan data sistem maka saya sarankan untuk menggunakan SSD berkapasitas 256. Dengan menggunakan SSD di laptop atau komputer bisa untuk mempercepat proses startup atau booting di komputer dan meningkatkan performa sistem operasi.

Kapasitas SSD 512 GB, untuk Game

Menggunakan SSD berkapasitas mulai dari 512 GB untuk bermain game dan menyimpan data game sudah cukup sebetulnya, namun jika kamu ingin menyimpan banyak data, pilihlah SSD yang kapasitasnya bisa di-upgrade. 

Bila kamu ingin merekam dan mengedit game, pertimbangkan kapasitas SSD yang telah ditentukan oleh produsen game tersebut. Dengan menggunakan SSD yang tepat kamu bisa bermain game dengan lancar tanpa lag dan tidak akan khawatir dengan penyimpanan data game.

Kapasitas SSD 1 TB atau lebih, untuk Content Creator

Jika kamu seorang content creator, SSD yang tepat untuk dipakai yaitu berkapasitas 1TB atau lebih dengan begitu kamu bisa menyimpan data foto atau video serta memprosesnya menjadi file yang sudah diedit menggunakan SSD. Kapasitas yang besar dapat membantu kinerja komputer atau laptop dalam membaca data file berukuran besar tanpa kendala.

Umur SSD

Sebuah penelitian yang dilakukan Alvin Cox bersama Joint Electron Device Engineering Council (JEDEC), laporan itu menjelaskan, setiap perangkat SSD memiliki umur penyimpanan. SSD membutuhkan akses yang konsisten ke sumber listrik, agar perangkat tidak kehilangan data dari waktu ke waktu.

Jika umur penyimpanan SSD sudah melewati batas waktu yang direkomendasikan oleh standar JEDEC. Maka untuk SSD kelas konsumen, dapat menyimpan data hingga dua tahun sebelum standar kualitasnya menurun dan untuk sektor enterprise, hanya bertahan tiga bulan saja. Bila batas waktu tersebut sudah habis, maka SSD harus sering terhubung ke listrik. Sayangnya mereka tidak menjelaskan secara teknis terkait itu.

Semakin meningkatnya suhu di SSD yang diakibatkan lingkungan sekitar, maka makin cepat pula SSD kehilangan datanya.

Menurutnya, untuk setiap kenaikan suhu 5 derajat celsius di SSD, maka periode masa penyimpanannya berpotensi akan berkurang sekitar setengahnya. “Sebagai contoh, jika sebuah SSD disimpan pada suhu 25 derajat celsius, itu bisa bertahan sekitar 2 tahun. Namun jika suhu naik 5 derajat celsius, kualitas standar pernyimpanan bisa turun menjadi 1 tahun.” tulis laporan yang dipublikasikan di KoreLogic.

JEDEC mengklaim, umur penyimpanan dan masalah suhu itu sendiri sudah dikonfirmasi oleh tiga raksasa produsen SSD, Samsung, Seagate, dan Intel di masing-masing produk mereka.

JEDEC menyarankan, bila data di PC digunakan untuk jangka panjang di SSD, sebaiknya juga dibuat cadangannya (backup) juga secara teratur di media storage lain, termasuk HDD atau lebih baik lagi, tidak memanfaatkan SSD menyimpan data penting untuk jangka panjang.

Tipe - tipe SSD

Perlu kamu perhatikan jika ingin membeli SSD, pastikan tipe sesuai dengan laptop atau komputer kamu. Berikut ini tipe SSD :

1. SSD SATA 2,5 inch

SSD SATA 2,5 inch

SSD jenis SATA memiliki kompabilitas yang luas baik di laptop maupun komputer. Karena SSD ini masih menggunakan jalur SATA, artinya sama dengan colokan hardisk pada umumnya.

SSD jenis ini bisa digunakan hampir di semua jenis laptop atau komputer. Kecepatan transfer maksimumnya umumnya mencapai 600MB/ detik.

SSD SATA juga mudah di temukan di pasaran dan harganya cukup terjangkau dari jenis lainnya.

2. SSD M.2 SATA

SSD M.2 NVMe

Jenis SSD M.2 memiliki ukuran lebih kecil dan ramping ketimbang SSD SATA. SSD ini memiliki bentuk yang mirip seperti RAM.

Meski ukurannya kecil, SSD M.2 memiliki kecepatan transfer yang tidak jauh berbeda dengan SSD SATA 2,5 inch. Sebab, form factor atau jalurnya masih sama, menggunakan jalur SATA. Berbeda dengan NVMe yang sudah menggunakan jalur PCIe.

tidak semua motherboard laptop atau komputer mendukung SSD jenis M.2 SATA ini. Jadi,perhatikan spesifikasi laptop atau komputer kamu terkait dukungan SSD-nya.

3. SSD M.2 NVMe


SSD M.2 SATA

SSD M.2 NVMe ini memiliki bentuk seperti dengan SSD M.2 SATA, Namun yang perlu kamu perhatikan adalah kaki SSD M.2.SATA memiliki dua kaki, sedangkan SSD M.2 NVMe punya satu kaki.

SSD M.2 NVMe menggunakan jalur PCIe atau PCI Express sehingga kecepatannya lebih cepat dibandingkan SSD M.2 SATA dan SSD SATA 2,5 inch. 

Kecepatan SSD NVMe mampu menghasilkan kecepatan transfer hingga 6GB/ detik. Laptop atau komputer keluaran terbaru secara umum sudah mendukung jenis SSD NVMe. Bahkan dalam spesifikasi yang di tawarkan juga sudah menggunakan SSD NVMe.

SSD M.2 NVMe memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan SSD SATA

Kelebihan SSD

SSD memiliki kecepatan proses dan transfer data yang lebih baik dibandingkan dengan jenis storage device lainnya. Karena SSD menggunakan sistem kerja Flash Memory untuk tempat penyimpanannya. 

Jika digunakan untuk Penyimpanan sistem operasi, SSD memilki kecepatan booting pada saat menyalakan komputer. Konsumsi daya baterai pada SSD ini tergolong rendah. karena SSD hemat dalam pemakaian baterai.

Proses pada SSD tidak menggunakan alat bergerak atau motor untuk sistem kerjanya, ini membuat SSD memiliki kelebihan yaitu tidak adanya suara atau noise pada saat bekerja dan vibrasi atau getaran yang dihasilkan juga tidak terasa. 

Untuk suhu yang dihasilkan oleh SSD tidak terlalu panas, dengan begitu SSD memiliki daya tahan yang bagus sehingga tidak gampang rusak.

Kekurangan SSD

SSD memiliki kekurangan di harga jual yang tergolong mahal, selain itu kapasitas yang diberikan tidak besar dan juga umur pakai SSD jauh lebih pendek dibandingkan dengan jenis storage device lainnya.

Tips

SSD merupakan salah satu komponen penting yang terdapat pada laptop atau komputer, karena sesuai dengan pembahasan diatas bahwa SSD memiliki fungsi yang sangat berpengaruh dalam kinerja komputer atau laptop.

Hampir semua laptop bisa diganti dengan SSD, asalkan dengan SSD tipe SATA, tapi sebaiknya cek dulu tipe Laptopnya, laptop terbaru umumnya sudah ada slot NVME buat tambah SSD. Bisa juga menggunakan HDD caddy untuk mengubah DVD-ROM ke SATA buat pasang SSD

Memakai SSD bisa menjadi alternatif untuk menambah kecepatan laptop atau komputer lama yang kamu punya, dibandingkan harus mengganti dengan laptop atau komputer yang baru karena harganya yang mahal. 

Kapasitas SSD bisa kamu upgrade atau tambah sesuai kebutuhan, perlu kamu ketahui kecepatan SSD tidak akan dapat bisa kamu rasakan secara maksimal jika komputer atau laptop yang kamu gunakan tidak sesuai.

Saya sarankan pembelian SSD dengan menggunakan TRIM. TRIM merupakan sebuah perintah yang langsung ditujukan kepada firmware dari SSD. Jika Anda belum tahu, firmware itu sama dengan BIOS komputer pada umumnya.

TRIM berfungsi untuk memastikan penulisan sistem operasi di sektor yang sama, sehingga data yang lama akan terhapus total tanpa ada sampah lagi. Selain itu, fungsi TRIM juga akan membuat semua sektor yang dihapus dan diformat menjadi bersih. Hal ini akan membuat sebuah SSD menjadi kencang sama seperti yang baru.

Post a Comment for "Penjelasan Komponen Perangkat Penyimpanan SSD"

Berlangganan via Email