Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Random Access Memory (RAM) : Pengertian, Struktur, Fungsi, Cara Kerja, Jenis

Random Access Memory (RAM)

Daftar Isi
Random access memory atau biasa kita kenal dengan nama RAM ini merupakan bagian terpenting dalam komponen komputer atau laptop. Sistem komputer atau laptop tidak akan berjalan sesuai fungsinya jika komponen RAM tidak terpasang, karena RAM sangat berpengaruh dalam pengoperasian sistem komputer atau laptop.

Pengertian Random Access Memory (RAM) 

Apa itu Random Access Memory (RAM)? Secara umum pengertian RAM, merupakan tempat penyimpanan data sementara pada komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap karena bersifat non-volatile (membutuhkan aliran listrik), artinya RAM hanya menyimpan data saat komputer atau laptop sedang dijalankan, isi dari RAM dapat diakses secara acak (random) atau tidak mengacu pada pengaturan letak data.

Struktur Random Access Memory (RAM) 

Struktur RAM dibagi menjadi 4 bagian yaitu :
  1. Input Storage berfungsi untuk menampung input atau masukan yang dimasukkan dari alat input.
  2. Program Storage berfungsi untuk menyimpan intruksi program yang akan diakses.
  3. Working Storage berfungsi untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
  4. Output Storage berfungsi untuk menampung hasil akhir dari data yang akan ditampilkan ke perangkat output.

Fungsi Random Access Memory (RAM)

Berikut ini fungsi RAM  di dalam komputer atau laptop :

Membaca Data

Saat program atau file dijalankan, maka RAM akan membaca program atau file untuk dapat ditampilkan. RAM mempunyai kecepatan membaca data yang berbeda-beda tergantung dari berapa besar ukuran gigabyte yang dimiliki RAM.

Penyimpanan Sementara

RAM juga dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara saat program di dalam komputer sedang dijalankan. Jadi, ketika user mengerjakan sesuatu, misalnya membuat makalah, maka komputer akan menyimpan data sementara.

Namun, data tersebut harus disimpan secara permanen untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kehilangan karena hal-hal tak terduga. Misalnya listrik padam atau lonjakan arus listrik yang tidak stabil.

Mendukung Multitasking

Multitasking merupakan suatu keadaan sistem yang dapat menjalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus dalam waktu bersamaan. Kondisi RAM saat multitasking akan dipenuhi oleh banyak data program aplikasi yang diproses oleh CPU secara bergantian. 

Maka untuk dapat melakukan multitasking dengan lancar dibutuhkan ukuran memory RAM yang besar agar bisa menampung data lebih banyak.

Sebagai alternatif VRAM IGP

Processor modern saat ini telah dilengkapi IGP (Integrated Graphic Processor) sebagai solusi komponen display mudah dan murah. Dengan begitu, pengguna PC tidak perlu lagi membeli kartu grafis terpisah/GPU diskrit yang harganya jauh lebih mahal. Agar dapat berjalan dengan semestinya, IGP juga membutuhkan VRAM. 

Namun, karena keterbatasan tempat, IGP bawaan CPU tidak disertai dengan VRAM. Jadi, IGP akan memanfaatkan sebagian kapasitas memori utama (RAM) sebagai VRAM. Jika ingin memakai IGP pada CPU, diwajibkan menggunakan RAM dengan kapasitas besar agar dapat memenuhi kebutuhan sistem dan alokasi VRAM IGP. 

Cara Kerja Random Access Memory (RAM)

  1. Saat pengguna ingin menjalankan sebuah program aplikasi, data atau file yang dibutuhkan untuk menjalankan program tersebut akan diambil dari media penyimpanan sekunder (Hard disk/SSD).
  2. Kemudian, sistem mentransfer data tersebut ke memori RAM untuk selanjutnya diproses oleh processor. Setelah pemrosesan selesai, processor akan menampilkan hasilnya ke perangkat output atau mengembalikannya kembali ke dalam perangkat penyimpanan. 
  3. Jika jumlah data yang akan ditampung sudah melebihi kapasitas memori RAM, sistem operasi akan menjalankan prosedur swap atau "pemindahan sementara". Data tersebut akan dipindah untuk sementara ke sebuah ruang dalam penyimpanan sekunder yang biasa disebut swap file atau virtual memory.
Umumnya data yang dipindah ke memori virtual merupakan data program aktif dengan prioritas rendah misalnya aplikasi atau service yang berjalan secara background. Proses swap dapat menyebabkan kinerja komputer menjadi tidak optimal sehingga sistem berjalan lambat. Untuk mencegah masalah tersebut, gunakan memori RAM dengan kapasitas sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh sistem operasi atau program aplikasi yang dijalankan.

Jenis Random Access Memory (RAM)

Berikut ini jenis-jenis RAM yang perlu diketahui :

Dynamic RAM (D RAM)

Dynamic RAM (D RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang ada didalamnya tidak hilang. Jenis RAM ini merupakan memori semi konduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang ada di dalamnya. RAM ini memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibanding EDO RAM. Namun, lebih rendah dibandingkan SRAM.

DRAM menggunakan satu transistor dan kapasitor per bit dalam strukturnya. Hal ini membuat RAM ini memiliki kepadatan yang cukup tinggi. DRAM memiliki frekuensi kerja yang bervariasi antara 4,7 Mhz hingga 40 Mhz.

SDRAM (Sychronous Dynamic RAM)

SDRAM (Sychronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz. Ciri-ciri RAM ini terdapat dua celah dibagian kakinya. RAM ini akan diletakkan pada slot DIMM/SDRAM di motherboard yang mampu menampung memori mulai 16 MB hingga 1GB.

DDR RAM (Double Rate Random Access Memory)

DDR RAM (Double Rate Random Access Memory) atau sering disebut dengan DDR saja, yaitu jenis RAM dengan teknologi lanjutan dari SD RAM. DDR RAM juga memiliki generasi terbaru, yaitu DDR2 dan DDR3 dan kemunkinan akan terus berlanjut. 

DDR RAM (double datarate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.

RDRAM (Rambus Dynamic RAM)

RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah jenis memory yang lebih cepat dan lebih mahal dari pada SDRAM. Kepecepatan RAM ini bisa mencapai 600 Mbytes/sec - 1,6 GBps. Memory ini bisa digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium 4. Slot memori untuk RDRAM ialah 184 pin.

SRAM (Static RAM)

SRAM (Static RAM) adalah jenis memori ini terbuat dari semacam semi konduktor yang tidak memerlukan kapasitor dan tidak memerlukan penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat di dalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. SDRAM. 

SRAM didesain menggunakan desain cluster enam transistor untuk menyimpan setiap bit informasi. Namun, SRAM memiliki kekurangan yakni biaya produksinya yang mahal.

SRAM ini hanya tersedia dalam kapasitas kecil dan digunakan untuk bagian yang benar-benar penting. Chip ini sering digunakan untuk chace memori. Kecepatan SRAM mampu mengimbangi kecepatan prosesor 500 MHz atau lebih.

EDO RAM (Extended Data Out RAM)

EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memori yang digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium. Slot memori untuk EDORAM ialah 72 pin. Cocok untuk yang memiliki bus dengan kecepatan sampai 66 MHz.

Bentuk komponen EDO RAM ini lebih panjang daripada RAM SIMM, sangat cocok dipasang pada semua komputer Pentium. 

FPM DRAM (First Page Mode DRAM)

Jenis RAM ini merupakan bentuk asli atau bentuk awal dari DRAM. Laju transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 176 MB per detik. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16 MHz hingga 66 MHz dengan akses waktu hingga 50ns.

FLASH RAM

Flash RAM merupakan jenis memori berkapasitas rendah yang digunakan pada perangkat elektronika seperti TV, VCR, hingga ponsel lama. Momori ini dipasang pada perangkat yang memerlukan refresh dengan daya yang kecil.

VGRAM (Video Graphic Random Access Memory)

VGRAM biasanya digunakan untuk menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik. Penggunaan chip ini akan memberikan performa video yang baik dan mengurangi tekanan pada CPU.

DDR SDRAM (Double Date Rate SDRAM)

Jenis RAM ini menjadi salah satu yang memiliki kecepatan sangat tinggi diantara jenis-jenis RAM. Tak heran, RAM ini digunakan diberbagai perangkat saat ini.

RAM ini mampu menjalankan dua instruksi sekaligus dalam satuan waktu yang sama. Memori ini memiliki 184 pin. RAM jenis ini juga mengonsumsi daya listrik yang lebih rendah.

Jenis-jenis RAM berikutnya seperti DDR2 RAM hingga DDR3 RAM merupakan pengembangan dari DDR SDRAM. Kedua jenis RAM ini digunakan dibanyak komputer saat ini.

Karena lebih menghemat daya dan lebih optimal dengan kecepatan tinggi. Untuk kapasitas memori jenis ini pun cukup besar hingga 4 GB per chipnya.

SO – DIMM (Small Outline Dual in-line Memory Module)

Memori ini merupakan jenis memori yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk fisiknya cukup ringkas, kira-kira setengah dari besaran DDR RAM sehingga lebih menghemat ruang. Jenis memori ini biasanya mengikuti perkembangan RAM untuk komputer desktop.

Post a Comment for "Random Access Memory (RAM) : Pengertian, Struktur, Fungsi, Cara Kerja, Jenis"