Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Mouse : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Cara Kerja, Komponen, Jenis

Pengertian Mouse
CREDIT:LOGITECH
Daftar Isi

Mouse merupakan bagian dari perangkat keras (hardware) dalam komponen komputer. Perangkat ini menunjang pengoperasian dari sistem komputer. Perangkat ini berguna untuk alat penunjuk (pointing device), dengan cara menggerakan kursor dilayar monitor sehingga membuat pengguna dapat dengan mudah memilih objek yang diinginkan.

Adapun perkembangan mouse mengalami perubahan, dari yang awalnya masih menggunakan kabel dan track ball, kini sudah ada jenis mouse wireless (tanpa kabel) dengan design yang lebih simple dan elegan.

Pengertian Mouse

Mouse adalah perangkat keras komputer yang berperan sebagai pengendali kursor pada tampilan GUI (Graphical User Interface) untuk memberikan perintah masukan atau input dari user berupa gerakan kursor, menekan tombol (click)  dan menaik-turunkan tampilan layar (scroll).
 
Ada pula pengertian mouse menurut para ahli menyebutkan bahwa mouse adalah salah satu perangkat keras (hardware) yang terhubung ke komputer untuk memberikan perintah baik secara langsung dengan kabel maupun tidak (wireless).

Mouse dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai “tetikus” karena bentuk dari mouse sendiri menyerupai tikus kecil dengan bagian badan yang menggembung. Selain itu mouse juga di desain khusus untuk lebih memudahkan penggunanya dalam memberikan masukan atau perintah ke komputer.

Sejarah Singkat Mouse

Mouse pertama kali ditemukan oleh Douglas Engelbart di tahun 1964 dengan bentuk awal yang terdiri atas tempurung kayu, circuit board dan dua roda metal yang berkontak dengan permukaan datar. Adapun roda yang ada di sini berguna untuk mendeteksi gerakan kiri kanan dan atas bawah.

Mouse pertama kali ditemukan oleh Douglas Engelbart di tahun 1964 dengan bentuk awal yang terdiri atas tempurung kayu, circuit board dan dua roda metal yang berkontak dengan permukaan datar. Adapun roda yang ada di sini berguna untuk mendeteksi gerakan kiri kanan dan atas bawah.

Namun bentuk awal ini dirasa kurang efisien karena selain berat, ukurannya juga sangat besar. Kemudian pada tahun 1972, alat ini dibuat lebih baik oleh Bill English dengan mengganti roda pendeteksi gerakan dengan bola bulat berukuran kecil dan penemuan ini disebut dengan ball mouse.

Pada konsep ball mouse, bola akan bersentuhan dengan sensor sensitive. Sensor inilah yang akan membaca gerakan bola yang mengirimkan electrical pulse saat melakukan kontak. Sinyal electric ini akan memberi sinyal dengan kecepatan dan arah gerakan mouse tersebut.

Adapun penemuan ini digunakan Bill English untuk Xerox Parc (Palo Alto Research Center). Hasil penelitian ini menjadi pondasi pengembangan komputer modern. Xerox Alto computer system akhirnya menjadi mini computer pertama yang menggunakan GUI dan cursor.

Tentu hal ini mempengaruhi banyak hal di dunia komputer. Pengembangan mouse ini akhirnya menjadi kebutuhan penting untuk semua PC. OS Windows juga mengharuskan penggunaan alat ini untuk dapat mengatasi system dan menu-nya.

Pada tahun 1980, pengembangan berikutnya mulai terjadi. Mouse yang menggunakan bola memiliki masalah durability. Bola yang melakukan kontak langsung dengan permukaan bisa ditempeli banyak debu dan kotoran. Akhirnya sensor di dalam mouse bisa tertutup material tersebut.

Untuk menghindari hal ini, optical mouse mulai dikembangkan. Prototype pertama baru muncul pada 1980-an, tapi produk finalnya baru masuk pasar pada tahun 1988. Tapi karena banyak orang pesimis dan sudah terbiasa dengan ball mouse, popularitas optical mouse baru terlihat pada 1998.

Alasan popularitas yang rendah pada awal munculnya ini adalah karena harga. Optical mouse memiliki perangkat yang lebih mahal dibandingkan ball mouse. Tapi semakin berjalannya waktu, proses produksi dan efisiensi makin berkembang. Akhirnya, optical mouse menjadi pilihan populer hingga saat ini.

Kekurangan-kekurangan yang menjadi kendala pada mechanical mouse dapat diatasi dengan baik oleh optical mouse ini. Dari segi kegunaan, mouse keluaran terdahulu umumnya hanya didedikasikan untuk keperluan memilih item dalam komputer melalui klik. Namun jika dicermati, kini banyak mouse bertipe untuk gaming ataupun reguler, dilengkapi dengan banyak tombol aksesoris seperti tombol untuk back, forward, dpi selection dan sebagainya, yang tidak ditemui pada mouse keluaran lawas.

Bagian-bagian Komponen Mouse 

Bagian-bagian Mouse

Mouse model optical mouse, umumnya terdiri atas beberapa komponen untuk mendeteksi gerakan menggunakan sensor cahaya yang dipantulkan pada mouse pad. Berikut ini adalah bagian-bagian komponen dari optical mouse :
  • Roda Scroll Up/Down
  • Tombol Klik Kanan
  • LED (Obsecured by wheel)
  • Potentiometer (Scroll Controller)
  • Tombol Klik Kiri
  • Resistor
  • Mica Kapasitor
  • Prism Bends Light
  • IC CHIP 
  • Resistor
  • Kabel USB ke Komputer
  • LED Light

Cara Kerja Mouse

Mouse memiliki cara kerja yang cukup unik, seperti yang telah di singgung di atas bahwa kursor mouse di layar monitor akan berpindah kemana saja mengikuti gerakan mouse itu saat diarahkan.

Begitu juga saat user melakukan klik ataupun scroll pada mouse maka sensor akan mengirimkan perintah ke komputer sama persis atas apa yang user lakukan. Hal ini disebabkan karena pada mouse terdapat 3 tombol di kanan dan kiri untuk klik serta ada di bagian tengah untuk fungsi scrolling.

Sementara cara kerja drag and drop bisa dilakukan dengan cara menekan dan menahan tombol kiri pada mouse, kemudian sembari digerakkan ke arah yang dikehendaki lalu dilepas. Fungsi ini berguna untuk memindahkan item pada sisi layar atau folder yang berbeda.

Fungsi Mouse

Seperti telah disinggung di atas mouse memiliki fungsi utama sebagai pointing device, yakni untuk menggerakan pointer pada layar monitor di komputer. Namun selain fungsi tersebut, ternyata mouse ini mempunyai banyak kegunaan lainnya yang tidak terlalu diketahui banyak orang. Berikut ini beberapa fungsi dari mouse yang perlu diketahui:

Mengeksekusi suatu program

Mouse memiliki peranan penting mengeksekusi/membuka file untuk menjalankan program. Pada umumnya suatu file ataupun program dapat dibuka dan dijalankan menggunakan mouse dengan cara melakukan double click pada bagian kanan depan mouse.

Memilih objek

Memilih merupakan aktivitas yang tidak bisa dihindari di komputer. User bisa memilih file, folder, dan objek lainnya di komputer. Dengan menggunakan mouse, user dapat melakukan pilihan sesuai keinginan mulai dari memilih objek yang kecil hingga besar di komputer.

Melakukan drag dan drop

Mouse bisa melakukan proses drag and drop pada item-item di dalam komputer, mulai dari operasi move, cut, sampai copy. Dengan begitu,  memudahkan user dalam melakukan operasi-operasi sederhana tersebut.

Mendapatkan informasi melalui hover mouse

Hover adalah keadaan dimana pointer berada pada menu, file, atau folder tertentu. Ketika pointer ada dalam kondisi hover, maka akan melihat sebuah informasi ditampilkan. Informasi inilah yang disebut sebagai tooltips. Fungsi ini sangat berguna bagi user untuk mengetahui informasi fungsi dari item yang akan digunakan.

Melakukan operasi scroll

Melakukan scrolling, yaitu proses user menaikan atau menurunkan layar tampilan halaman di komputer,  membantu user dalam membaca pada suatu halaman yang berisi teks. Operasi scroll menggunakan roda kecil di bagian mouse yang dapat digunakan dengan praktis.

Fungsi lain mouse

Fungsi lain yang dimaksud di sini adalah fungsi-fungsi lanjut dari mouse yang umumnya digunakan pada bahasa pemrograman. Sebagai contoh disaat seorang programmer sedang membuat sebuah pemrograman dan menginginkan event dapat berjalan ketika Mouse diberi perintah melakukan sesuatu sesuai dengan prosedur dan intruksi yang diberikan.

Jenis-jenis Mouse

Jenis mouse berdasarkan konektornya atau jenis mouse berdasarkan portnya

1. Mouse Serial

Dulu di era pertama komputer, mouse serial banyak digunakan di komputer pentium 1 hingga pentium 3 yang berjenis AT. Bentuk dari konektor mouse ini yaitu berupa serial yang mempunyai beberapa Pin di bagian ujung portnya.

2. Mouse PS2

Jenis port ini diperkenalkan oleh IBM dan digunakan pada tahun 1987. Kala itu IBM memperkenalkan eponymouse / 2 interface OS untuk jenis port pada mouse dan keyboard. Kemudian produsen lain mulai mengadopsi prot jenis ini dengan cepat dan terlihat dari adanya perubahan penggunaan 6-pin konektor menjadi 5-pin konektor.

Mouse PS2 dari segi bentuk konektornya memiliki ciri khas di bagian ujung port penghubungnya yang berwarna hijau, warna itulah yang dikenali untuk membedakan antara mouse dan keyboard yang biasanya menggunakan warna biru maupun ungu.

3. Mouse USB

Hingga saat ini mouse jenis USB paling umum dan paling banyak digunakan oleh para pengguna komputer. Hal itu dikarenakan mouse USB memiliki kemampuan transfer data sampai 12 megabit per detik atau lebih cepat dari jenis port serial. Bahkan untuk seri terbaru port USB ini mampu mencapai kecepatan 480 mbps. Jika dilihat dari bentuk konektornya, mouse USB memiliki ciri khas yaitu berbentuk USB di bagian konektor ujung kabelnya.

4. Mouse Wireless/ Nirkabel

Teknologi terbaru dari mouse ialah mouse dengan fitur Wireless/ nirkabel. Mouse ini bisa digunakan tanpa kabel dan dapat digunakan dari jarak yang cukup jauh dengan komputer. Penggunaan mouse wireless sangat mudah, hanya tingggal mencolokan wireless device ke port USB dan mouse akan secara otomatis mendeteksi sinyal wireless tersebut.

Jenis mouse berdasarkan metode pendekteksian sistem

1. Wired Mouse

Wired mouse adalah segala jenis mouse yang masih menggunakan kabel untuk dihubungkan dengan komputer. Apapun bentuk mouse ini, selama masih menggunakan kabel fisik, maka disebut dengan wired mouse.

2. Wireless Mouse

Wireless mouse adalah jenis mouse yang tidak menggunakan kabel. Mouse ini biasanya menggunakan sinyal wireless berupa Bluetooth ataupun sinyal Wi-Fi.

3. Ball Mouse / Mechanical Mouse

Ball Mouse adalah jenis mouse yang paling awal seperti yang disinggung pada sejarah singkat. Mouse ini menggunakan bola di dalamnya yang melakukan kontak dengan sensor. Selama bola bergerak dan terdeteksi oleh sensor, kursor akan bergerak mengikuti input tersebut.

4. Optomechanical Mouse

Optomechanical Mouse adalah jenis Mouse ini pada dasarnya hampir sama dengan Ball Mouse / Mechanical Mouse yang membedakan adalah terdapatnya sinar yang dapat menampilkan posisi kordinator pointer dan memiliki keakuratan yang lebih tinggi posisi pointernya dari pada Ball Mouse / Mouse Mechanical.

5. Scroll Mouse

Scroll Mouse adalah inovasi tambahan tombol pada mouse. Pada bentuk pertama, mouse hanya memiliki 2 tombol. Namun pada tipe ini, ada roda di bagian tengah mouse untuk memudahkan proses scroll pada GUI.

6. Optical Mouse

Optical Mouse adalah mouse yang sama sekali tidak menggunakan sistem mekanik seperti mouse yang sebelumnya, membuat mouse ini bisa digunakan tanpa mouse pad. Mouse ini menggantikan fungsi bola sebagai sensor gerak dengan LED light. Selama permukaan bawah mouse dapat mendeteksi gerakan dari refleksi LED, kursor bisa bergerak sesuai keinginan user.

7. Laser Mouse

Laser Mouse adalah mouse yang menggantikan peran LED pada optical mouse dan menggantikannya dengan sinar laser. Kelebihan mouse ini adalah mampu membaca gerakan di permukaan yang tidak reflektif seperti kaca transparan. Tapi biasanya laser mouse masih tidak seakurat optical mouse saat digunakan.

8. BlueTrack Mouse

Bluetrack Mouse adalah hasil produksi dari Microsoft. Mouse ini telah menggunakan sensor image dan pixel geometry yang secara akurat dapat membaca gerakan. Karena memiliki fitur tersebut, mouse ini bisa digunakan di permukaan yang berbeda.

9. Touchpad

Touchpad adalah jenis mouse dengan sensor sentuh. Umumnya tipe mouse ini ditemukan di laptop. Permukaan touchpad sangat sensitif dengan sentuhan dan gerakan di permukaan alat yang akan menentukan gerakan kursor.

10. Trackball Mouse

Trackball Mouse adalah mouse yang didesain untuk mengurangi gerakan tangan saat mengontrol arah kursor. Mouse ini memiliki bola di bagian atas yang nantinya digerakan dengan diputar. Gerakan putaran ini akan dibaca dan nantinya memandu kursor pada GUI.

Jenis mouse berdasarkan bentuknya

1. Mouse Standar

Mouse standar ialah jenis mouse yang umum dan sering digunakan. Jenis mouse ini dapat berupa mouse wireless maupun kabel, juga dapat berupa optic atau trackball dan juga dapat berupa mouse dengan port PS.2 ataupun Port USB. Jenis mouse ini banyak dipakai di komputer Desktop. Jenis mouse ini mempunyai ukuran yang cukup besar, dan memang dibuat dengna ukuran yang pas ketika didekap dengan seluruh telapak tangan.

2. Mouse Fancy

Mouse ini bukan berbentuk standar atau resmi. Biasanya mouse ini mempunyai bentuk-bentuk yang didesain  unik, misalnya seperti mobil dan lain-lain. Mouse jenis ini rata-rata menggunakan port USB dan banyak digunakan pada laptop maupun notebook.

3. Mouse Mini

Mouse mini merupakan mouse yang mempunyai ukuran lebih kecil dibanding dengan mouse standar. Rata-rata jenis mouse ini menggunakan konektivitas wireless dan ada juga yang menggunakan port USB sebagai konektornya. Selain hal itu, mouse jenis ini juga menggunakan teknologi optic untuk inputan.

Post a Comment for "Mouse : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Cara Kerja, Komponen, Jenis"